Showing posts with label backpacker. Show all posts
Showing posts with label backpacker. Show all posts

Friday, September 2, 2016

Backpacker Runner : Sonsang International Trail Running 17K

Jam Gadang - Bukittinggi
Bukittinggi akhirnya menjadi kota selanjutnya yang saya jelajahi, Pulau Sumatera memang sangat luas, tapi saya baru dua kali bisa singgah di tanah yang berbudaya melayu kental. Setelah dua tahun lalu saya mengunjungi Kota Pekanbaru untuk menyaksikan kemegahan Kerajaan Siak, sekarang Bukittinggi menjadi tujuan yang tidak sengaja saya rencanakan. Berawal dari sebuah tawaran untuk mengikuti event lari, akhirnya saya bisa menikmati seluk beluk sebuah kota yang diapit oleh Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Sonsang International Trail Running yang akhirnya membawa saya ke kota ini dan menikmati 4 hari yang menyenangkan. Sonsang merupakan sebuah desa yang berjarak +/- 10 km dari jam gadang yang berada di kota Bukittinggi, menghadirkan pesona tersendiri dengan pemandangan pesawahan dan tebing-tebing bukit barisan yang membelah kota-kota di sumatera.

Wednesday, January 23, 2013

5EA #eLjourney Bab Transportasi

Senja di Than Son Nhat Airport - HCMC Vietnam
Pagi yang cerah seindah senyuman..
Langit yang biru menggapai sang siang..
Lembayung senja tenggelamkan mentari..
Malam yang bermandikan cahaya lampu alam..

Kota itu begitu tertata dan nyaman..
Pantai, kenapa pantai selalu menyilaukan mata..
Sungai membuat sebuah ketenangan dengan riaknya..
Dataran tinggi memang selalu menghadirkan sensasi..

Cerita - cerita itu..
Silih berganti bermain di dalam memori..
Mengahdirkan tawa dan keharuan dalam hati..

Suatu saat nanti aku pasti kembali.. (Mata berapi-api)



Perjalanan 5 negara yang memberikan kesan mendalam, masih terbesit di memori bagaimana suka dukanya perjalanan itu...hmmmm...ternyata berpetualangan itu sangat terasa menyenangkannya ketika kita sekarang duduk terdiam dikamar sambil pikiran menerawang ke masa itu, masa penuh perjuangan hingga kesenangan...

Bandung, 20 Oktober 2012 ...

si Kuda besi berkeliaran di hari yang sudah tidak pagi lagi, memberikan beban polusi pada kota bandung yang tidak dipungkiri semakin hari memang tambah panas akibat meningkatnya penggunaan kendaraan berbahan bakar yang tidak ramah lingkungan. "Damnnnn..." gerutu si guweh dalam hati, setelah memasukkan flashdisk kedalam colokkan komputer di salah satu toko photocopy dan printer di daerah dipatiukur. "ahhhh sial..." sambil akhirnya si guweh pun angkat kaki dari sana untuk kembali kerumah ngambil data itinerary yang sudah di buat dengan penuh perjuangan pagi-pagi buta tapi malah salah copy dan akhirnya waktupun terbuang percuma. Hari semakin siang menggerakkan sang mentari hampir tiba di ubun-ubun, setelah selesai berbenah dengan isi ransel dan memastikan semua sudah ok, si guweh balik lagi ke tempat ngeprint dan akhirnya sukses mengtransformasi sebuah data yang tak kasat rasa hingga bisa terasa ditangan dalam bentuk sebuah kertas.
Setelah semuanya ok dan memastikan kendaraan ok untuk mengantar si guweh mengejar sebuah mimpi, mimpi seorang anak manusia untuk melihat dunia yang lebih luas. Setelah diantar oleh si bapa ke pt.inti tempat beroperasinya sebuah travel agent bernama X-Trans, yuppp, akhirnya si guweh memilih travel itu untuk mengantarkan kaki, badan, tangan, kepala pokonya semuanya diantarkan tanpa terkecuali..hehe. Dengan biaya IDR 100.000 plus bonus air minum, X-trans sukses ngebawa si guweh ke bandara soekarno hatta dengan waktu 3 jam lebih.
Penampakan Travel X-Trans (sumber mbah gugle, gambar di edit dikit)

Djakarta, 20 Oktober 2012 ...

Tepat pukul 4 sore si guweh tiba di terminal 3 bandara soekarno hatta (CGK) dan penerbangan ke singapore menggunakan maskapai air asia pada pukul 17.25 WIB, untung sebelumnya sudah prepare masalah waktu jadi bisa sedikit santai, dan benar saja ternyata waktu lebih itu membawa keuntungan, si guweh sebelumnya lupa buat ngeprint tiket kembali ke indo dari vietnam, untung staff counter air asia waktu check in ngasih tau agar tiket pesawat untuk pulang agar di print karena nanti di setiap kantor imigrasi akan ditanya, dan itu beneran ditanya waktu di kantor imigrasi mau masuk malaysia lewat johor bahru dan untungnya si guweh bisa ngeprint tuh tiket di counter air asia yang berada didekat bandara.
Penerbangan AirAsia mengalami keterlambatan sekitar 1 jam waktu itu, dan berita baiknya si guweh dikasih makan malam gratis, nasi bungkus ala hokben sbg ganti keterlambatan. pukul 6 sore lebih si guweh akhirnya mengapung di udara menuju negri pertama..negri singa....
Penampakan Pesawat AirAsia

Singapore, 20 Oktober 2012 ...

Kurang lebih pukul 9 malem waktu singapore yg ada perbedaan waktu sejam ama ibu kota djakarta si guweh nyampe di changi airport, perjalanan tersebut harus ditebus dengan uang sebesar IDR 219.000 untuk tiket ekonomi berlabel 'Lowest Fare' ditambah bagasi sebesar IDR 105.000 untuk 15 kg. Nyampe di changi airport dapet sedikit insiden harus ditahan dulu oleh kantor imigrasi singapore, ceritanya ada disini. Di bandara yg megah si guweh muter-muter dulu disana dan mencoba Skytrain yang disediain pihak bandara untuk transportasi antar terminal di changi airport sebelum akhirnya pulang dijemput oleh 2 teman couchsurfing singapore pake mobil, berhubung ini gratis, jadi ngga bisa ngasih info biaya transportasi..hehe

nihh pintu menuju skytrain (sumber streetdirectory.com gambar di edit dikit)

Singapore, 21 Oktober 2012 ...

Setelah lelah perjalanan kemarin dan serasa bermimpi sekarang berada di singapore, meninggalkan semua aktivitas rutin pekerjaan yang tinggal menjadi kenangan setelah membulatkan tekad untuk berhenti dari pekerjaan tetap dan akhirnya inilah waktu si guweh untuk mengeksplore singapore, kita berempat menembus pagi untuk menjelajah negara kecil bernama singapore menggunakan mobil toyota yaris milik rizal seorang kebangsaan singapore berdarah melayu.

Rizal lagi nyoba pekerjaan baru jadi supir..hehe
Banyak tempat-tempat di singapore yang kita jelajahi seperti botanical garden, telok blangah hill park, kawasan kampoeng arab yang terkenal dengan sultan mosque yang merupakan mesjid terbesar di singapore, kawasan little india, orchard roaad, bugis street, marina bay hingga merasakan indahnya melihat singapore pada malam hari di kudeta cafe yang terletak di lantai 57.

Sebaris Narsis dari Singapore (x.x)
Kita mencoba juga rasanya naik ke singapore flyer yang harus ditebus dengan SGD 29.50 dan asiknya itu free sodarah-sodarah, berkat kebaikan anthony yang ngasih semua fasilitas dengan cuma-cuma termasuk saat kita menjelajah sungai singapore menggunakan singapore river cruise yang tiketnya seharga SGD 18, waktu itu 1 SGD sama dengan IDR 7900.
Penampakan Singapore River Cruise

Singapore, 22 Oktober 2012 ...

Hari ketiga di singapore, bangun pagi-pagi untuk melanjutkan trip menyusuri pulau sentosa menggunakan MRT dan busway, sebelumnya pergi dulu ke changi airport untuk mengantar kepulangan sahabat balik ke indonesia tercinta menggunakan taxi, tarifnya kalau ga salah dari Aljunied park ke changi airport sekitar SGD 12 lumayan muahall naik taxi, setelah berpisah kemudian perjalanan dilanjut menggunakan MRT menuju pulau sentosa menggunakan jalur East West Line (EW) dari changi airport ke EW16 outram park lalu dari sana ganti jalur ke NE3 outram park (North East Line) menuju tujuan akhir di HarbourFront NE1, peta lengkapnya bisa dilihat disini. berhubung si guweh dikasih pinjam EZ Link card oleh anthony yang otomatis biaya perjalanan free alias haratisss..heu..kalau kita ngga punya kartu EZ Link, nanti disana ada mesin khusus untuk mengambil tiket, perjalanan dari changi airport ke HarbourFront harus ditebus dengan 1,8 SGD ditambah 1 SGD sebagai jaminan yang nantinya akan dikembalikan lagi ketika nyampe di HarbourFront dengan memasukkan lagi tiket tersebut yang berupa sebuah kartu ke mesin tiket. Dari harbour front ada banyak pilihan ke pulau sentosa, bisa melalui singapore cable car, sentosa express, public bus atau jalan kaki lewat jalur boardwalk, dan si guweh memilih berjalan kaki sambil nikmatin indahnya pemandangan, kalau memilih jalan kaki di boardwalk nanti akan dikenakan tiket masuk pulau sentosa seharga 1 SGD, lengkapnya bisa lihat disini.

Sentosa BoardWalk
Untuk keliling pulau sentosa bisa menggunakan bus yang tersedia, tapi kalau pengen lebih asik mending jalan kaki aja, bakalan lebih seru keliling pulau sentosa karena selain ngehemat pengeluaran buat transportasi, nanti disepanjang jalan kita bisa narsis abissss..hahaha

Sentosa Island
Pulang dari sentosa si guwehh mencoba berkeliling naik bus singapore, dari bus yang standar ama bus yang bertingkat, harga bus disana ditentuin ama jarak dan jenis busnya juga, tapi ada harga batas minimum dan harga batas maksimalnya. Cuman naik bus di singapore bikin si guweh stress, karena bingung pas turunnya, ngga kaya pas naik MRT ada yg mengingatkan udah sampai stasiun mana, tapi kalau pake bus ngga ada yang ngingetin, jadi 2 kali si guweh salah turun, turunnya malah kecepetan..hadehhh..

Malacca - Malaysia, 23 Oktober 2012 ...

Tiba saatnya si guweh ninggalin singapore untuk melanjutkan perjalanan menuju negri serumpun..yuppp..malayyy, setelah pamitan ama anthony di apartemennya yang terletak dikawasan Aljunied. Dari kawasan Aljunied si guweh naik bus bernomor punggung 100 dari halte Aljunied park menuju halte Aljunied MRT dengan tarif 1,2 SGD (sekitar 5 menit perjalanan) , dari sana lanjut menggunakan MRT dari stasiun Aljunied menuju stasiun Kranji dengan harga yang harus ditebus sebesar 3,2 SGD dan waktu yang ditempuh sekitar 50 menit (1 SGD sebagai deposit, berhubung si guweh kartunya ngga dibalikin lagi karena lupa, jadinya ngga balik tuh duit 1 SGD, padahal mayan bwt beli mie ayam mas pendi..heu). Sampai di stasiun kranji, si guweh lalu nyebrang ke halte sebrang untuk nerusin perjalanan menggunakan bus menuju terminal larkin di johor bahru, no busnya 170 dan harga yang harus ditebus sebesar 1,9 SGD (katanya bisa pake uang ringgit, berhubung si guweh cuman punya uang ringgit 1,8 jadinya ngga bisa). menuju terminal larkin johor bahru malaysia akan melewati 2 kali imigrasi, dan di imigrasi malaysia si guweh ditanya macem-macem yang akhirnya harus nunjukin tiket pesawat balik ke indonesia. lama perjalanan kurang lebih sama 50 menit.
Penampakan Bus dan MRT di Singapore
Nyampe diterminal larkin johor bahru kurang lebih pukul setengah 12 siang, disana si guweh langsung beli tiket bus menuju malacca dengan harga RM 19 (waktu itu kursnya RM 1 harus dibanderol seharga IDR 3150) dan waktu yang ditempuh sekitar 2 jam 23 menit, lalu sampai ke terminal melaka dan disana cari terminal domestik yang terparkir bus-bus domestik dan akan mengantar ke pusat kota melaka dengan harga yang harus dibayar sebesar RM 1,3 dan si guweh berhenti pas dideket penginapan yang dituju..Bus domestik disana kalau dibandung layaknya damrilah, cuman lebih teratur dalam hal pemberhentian yang wajib berhenti di halte yang sudah ada, kebetulan di melaka busnya dikelola oleh panorama melaka.

Penampakan bus larkin - Melaka
Kuala Lumpur - Malaysia, 24 Oktober 2012 ...

Menjelang siang si guweh sudah menanti bus di depan Christ Chruch Melaka yang akan mengantarkan kepergian menuju terminal melaka dan harus ditebus dengan uang ringgit sebesar RM 2, wewww lebih mahal dibanding pas dari terminal kesii, kenapa bisa lebih mahal? karena memang jalur kembali ke terminal jadinya harus muter-muter dulu di kota melaka dan menyebabkan ongkosnya lebih mahal dibanding pas dari terminal ke christ chruch melaka. Sampai di terminal melaka kita tinggal milih aja mau naik bus dengan PO apa (sedikit pemberitahuan aja, kali aja ada yang ngga tau bukan kali tempat berenang..hehe, PO itu kepanjangan dari Perusahaan Otobus bukan purchase order yah apalagi pahlawan bertOpeng, itu salah besar kalau ngartiinnya kaya gitu..heu..oh iya PO sendiri itu sebutan buat di indonesia, kalau di malaysia atau dinegara lain namanya ngga tau apa), banyak PO tersedia tinggal pilih sesuai naluri dan selera..hehe..kebetulan si guweh memilih menggunakan PO mayangsari yang harus ditebus sebesar RM 10, oh iya naik busnya jangan salah tujuan, pilih yang tujuannya ke puduraya KL, karena terminal bus di KL ada dua tujuan, puduraya dan sbs, puduraya itu yang deket dengan pusat kota..
Tiket Bus PO mayangsari Melaka - KL

Sebelum memulai berkeliling ria di KL, si guweh sudah booking tiket bus dulu menuju pulau penang, terlihat para calo yang ramai menggoyahkan keyakinan para penumpang, banyak sekali PO diterminal puduraya yang berada di lantai 2 menawarkan banyak pilihan dan si guweh akhirnya memilih economic express dengan harga RM 45.

Friday, November 30, 2012

Sayap - Sayap 'sang Malaikat' di 5 Negara

Tema bulan ini masih tentang 'sang Malaikat', karena si guweh ingin selalu mendedikasikan berjuta penghargaan kepada para malaikat yang menjadi secercah cahaya terang ketika kita dalam kesulitan dan yang membuat apa yang akan kita lakukan menjadi lebih mudah termasuk ketika si guweh melakukan sebuah perjalanan ambisius untuk keliling 5 negara di asia tenggara. Kenapa si guweh bilang ambisius, karena ini merupakan perjalanan pertama si guweh ke luar negri dan langsung ngga nanggung-nanggung 5 negara dengan duit seadanya, si guweh ngga tau luar negri itu seperti apa dan harus menjalaninya sendirian dengan niat yang teguh, bahasa inggris si guweh bisa dibilang belepotan tetapi si guweh tetep nekad dan ngga takut kalau ntar di singapore si guweh malah dijadiin patung buat nemenin si merlion atau pas di malaysia dijadiin TKI dan diperkosa oleh tante-tante bahenol atau parahnya lagi pas di thailand di paksa jadi ladyboy dengan kenyataan si guweh pas bangun tidur sudah tidak memiliki keperkasaan *amit-amit* dan tentunya akan sangat mengenaskan kalau-kalau pas di vietnam si guweh harus terjebak oleh ranjaunya para vietkong dan Bommmmm  meledak (bukan bom karena ngabisin malam ama lady bom-bom)...hadehhhh...

Tapi dari semua kemungkinan itu ternyata si guweh disana bertemu dengan yang namanya malaikat, walaupun para malaikat itu tidak memiliki sayap dan tidak bisa terbang tapi para malaikat itu mempunyai berjuta sayap-sayap kebaikan yang menjadikannya lebih gagah dari seorang superman maupun gundala si putra petir dan akan selalu menjadi yang terbaik di hati si guweh.
Sayap Sang Malaikat - Hanya Ilustrasi
Sayap - sayap malaikat pertama mungkin pas si guweh terbang ke singapore, setibanya si guweh di changi airpot sudah disuguhi 'susuatu' layaknya menaiki rollercoaster yang berhasil memacu jantung si guweh, bagaimana ngga coba, perjalanan pertama ke luar negri yang notabennya masih blah bleh bloh kalo bahasa sundanya mah dan harus tertahan di kantor imigrasi...ohhh damnnnn...si guweh liat yang lainnya pada melenggang dengan mudah melewati kantor imigrasi singapore, si petugas begitu mudahnya memberikan cap berupa izin tinggal sementara dengan batas waktu tertentu.

Tapi oh tapi pas giliran si guweh, si petugas berdarah china memberhentikan langkah si guweh yang kayak seorang kapiten dengan berjalan prak prak prak aku seorang kapiten dan mempersilahkan si guweh untuk menunggu di ruang tunggu untuk tindak lebih lanjut apakah si guweh boleh masuk ke negri singa atau harus balik badan kembali ke tanah air...damnnn..apa yang salah dengan si guweh, apakah kantor imigrasi bandung yang di jalan suci memberikan si guweh paspor palsu, atau di paspor si guweh terselip ganja khas bandung, atau tampang si guweh kaya brad fit yang merupakan pemimpin taliban..arghhhhhhh...akhirnya si guweh pasrah untuk duduk manis menantikan proses peradilan yang seadil-adilnya,

Di tengah lamunan si guweh ada seorang bapak-bapak paruh baya menyapa si guweh dan ternyata si bapak itu dari indonesia juga, tepatnya dari jogja yang hendak pulang ke jogja melalui batam setelah melakukan tugas di kolombia sebagai pengedar gudeg...hahaha kata-kata terakhir itu hanya majas hiperbola. dan akhirnya si guweh pun berkenalan, nama si bapak itu suroto yang ternyata nasibnya sama ama si guweh harus menunggu proses peradilan dengan putusan sama ya atau tidak untuk memasuki negri singa berbadan lauk. Ternyata pa suroto sudah sering mengalami hal ini ketika harus memasuki kantor imigrasi singapore..hahhhh *muka panik tingkat dewa*. apakah benar pa suroto itu seorang pengedar, yang akhirnya harus ngasih sedikit pelicin berupa ganja sebagai syarat untuk memasuki negri singa yang dimana ganja tersebut di gunakan saat tengah malem oleh para petugas kantor imigrasi untuk berpesta pora..jiahhhhh, ternyata semua angan-angan si guweh itu pupus ketika pa suroto menjelaskan kenapa dia dan si guweh harus tertahan, itu karena sebuah nama..ohhhhh kalau kata pepatah itu apalah arti sebuah nama, dan itu ternyata pepatah yang menyesatkan, kenapa menyesatkan, karena nama itu sangat berarti dan sangat menentukan buat bisa dengan mudah memasuki negri singa. Ternyata nama si guweh dan nama pa suroto sama-sama tidak berprikepanjangan, hanya punya satu nama depan dan tidak mempunyai nama belakang dan itu menajdi faktor x yang membuat si guweh harus tertahan sekitar 15 menit menunggu keputusan yang pada akhirnya membolehkan si guweh untuk memasuki negri singa..horeeeeeeeeeee, akhirnya lolos juga masuk singapore dan itu merupakan cap kedua si guweh setelah cap pertama dikasih oleh petugas imigrasi indonesia di bandara soekarno hatta. perhatian untuk para orangtua yang mau punya anak, harap memberikan nama pada anaknya nama kaya si guweh biar keren yang memiliki nama depan dan belakang biar ngga jadi bingung kaya ngisi isian yang mewajibkan mengisi nama depan dan belakang..hehe..
Ruang Tunggu si 'judgment'
Malam itu di changi airpot sudah ada 2 malaikat yang menunggu kedatangan si guweh, 2 malaikat ini telah TUHAN pertemukan lewat jejaring international bernama couchsurfing. Perkenalkan Anthony yang merupakan warga singapore berdarah chinese yang mempunyai cita-cita di suatu hari nanti untuk membeli rumah di daerah lombok dan bisa berbahasa indonesia dan satu lagi Rizal yang merupakan warga singapore berdarah melayu, orang yang pintar dan berwawasan luas. Kedua orang itu merupakan sang malaikat yang benar-benar memiliki berjuta sayap kebaikan, dengan tulusnya ngejemput si guweh di bandara, memberikan tumpangan gratis di apartemennya, neraktir makan, ngajak keliling singapore dengan mobilnya, ngasih pinjem ez link card yang sudah di isi saldo 20 SGD untuk si guweh merasakan transportasi disana berupa bus dan MRT hingga bayarin tiket singapore flyer, river cruise dan ngajak si guweh ke lantai 56 sky sand nikmatin keindahan singapore diketinggian pas malem-malem..ahhhhhhhh berjuta kebaikan itu benar-benar membuat si guweh berasa berada di surga selama 4 hari di singapore. si Guweh sangat berhutang budi banget ama nih 2 malaikat yang paling keren, maaf si guweh belum bisa menebus berjuta kebaekan kalian berdua, tapi si guweh yakin suatu saat si guweh pasti bisa memberikan semua yang terbaik yang si guweh punya untuk membalas itu semua..heu ^_^
SI guweh ama 2 malaikat, anthony & Rizal

Friday, November 16, 2012

#eLjourney Jelajah 5 negara 'SEA' dalam #25-Days

#eLjourney 5 country in SEA #25-Days
Bandung begitu cerah dan indah tapi aku seperti tidak berada dalam nyawaku, hari terkahir aku memutuskan untuk meninggalkan pekerjaanku untuk pergi menyelesaikan sebuah misi tentang apa itu arti hidup. Dengan persiapanku yang serba minim karena tuntutan pekerjaan di hari-hari terakhir begitu membebaniku, sedangkan selang sehari setelah aku berhenti dari pekerjaan aku harus memulai petualangan ini sendiri ke negri antah berantah yg aku sendiri tidak tau bagaimana dan harus gimana, yang aku pegang hanya gambaran global tempat-tempat yang akan aku kunjungi selama 25 hari dengan estimasi biaya secara global. yahh mungkin ini kegilaanku untuk bisa melihat dunia, bisa melihat ada apa diluar sana, bagaimana kehidupan di negri orang yang dari segi bahasa dan budaya berbeda dengan indonesia.

Dan waktunyapun tiba, tepat hari sabtu tgl 20 oktober 2012 aku bertolak dari bandara soekarno hatta menuju changi airport di singapore, di singapore aku tinggal sampai tgl 23 oktober 2012 yang kemudian dilanjut menuju ke malacca - malaysia melalui jalur darat menggunakan bus dari stasiun kranji ke johor bahru dan dari johor bahru dilanjut menggunakan bus ke malacca, di malacca sampai tgl 24 oktober 2012 dan setelah itu dilanjut ke kuala lumpur menggunakan bus dari terminal bus malacca menuju terminal bus SBS kuala lumpur (sebuah kesalahan, harusnya tujuannya ke terminal bus puduraya).

Tgl 24 oktober 2012 malam hari perjalanan berlanjut ke pulau penang malaysia, sesampainya di terminal bus penang pada pagi hari tgl 25 oktober 2012, tepat tgl 26 oktober 2012 aku merayakan lebaran haji (idul adha) pertama kali diluar negri tepatnya di mesjid kapitan keling daerah george town pulau penang. Setelah sholat jum'at perjalanan dilanjut menuju hatyai thailand menggunakan mini van, perjalanan sekitar 4 jam menuju terminal bus hatyai yang ditempuh dengan melewati pos imigrasi malaysia dan thailand.

Tgl 27 oktober 2012 perjalanan di lanjut menuju kota krabi di thailand yang terkenal dengan pantai ao nang nya, lalu perjalanan lanjut menuju phi phi island pada tanggal 28 oktober 2012 menggunakan boat atau disana disebutnya kapal ferry walaupun sebenarnya lebih mirip yacht, di phi phi island sampai tgl 30 oktober 2012 dan perjalanan dilanjut ke phuket town kembali menggunakan kapal ferry, tepat tgl 31 oktober 2012 perjalanan dilanjutkan ke patong beach sampai tgl 1 november 2012. Sekitar jam 11 siang mulai mencoba jungle trecking menembus belantara hutan patong yang tembus menuju the big buddha dan sukses membuatku stress dibuatnya..heu

Tgl 2 november 2012 kembali lagi menuju phuket town dan dilanjut ke bangkok menggunakan bus malam, tiba dibangkok pada pagi hari tgl 3 november 2012, di bangkok sampai tgl 7 november 2012 dan perjalanan lanjut menggunakan mini van menuju negara baru yaitu cambodia tepatnya kota siem reap tempat berdirinya angkor wat. di siemreap sampai tgl 10 november 2012 dan perjalanan lalu dilanjut menggunakan bus menuju kota phnom penh yang masih dinegara cambodia, tepat tgl 11 november 2012 perjalanan terakhir menuju ho chi minh city vietnam sampai tgl 13 november 2012 lalu kembali lagi ke negara indonesia tercinta menggunakan pesawat dari Tan Son Nhat International Airport menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta, dan akhirnya tepat pada tgl 14 november 2012 aku kembali lagi ke kota tercinta, kota BANDUNG...

Merenung di phi phi island
Total biaya selama perjalanan arungi 5 negara asia tenggara:
1. Transportasi Primer TOTAL Rp. 1.431.500,-
 Travel city Trans Bandung - Banadara CGK Rp. 100.000
 Pesawat Air Asia CGK - SIN Rp. 324.000 (plus bagasi 15 kg)
 Pajak Bandara CGK Rp.150.000
 Pesawat Air Asia SGN - CGK Rp. 807.500 (85 USD dikonversi ke rupiah pake kurs 9500 IDR menggunakan credit card CIMB NIAGA)
 Bus Primajasa Kalideres - Bandung Rp. 50.000

Tuesday, June 12, 2012

Bali Journal Days 3






Bali Journal Days 2






Bali Journal Days 1

Menunggu di bandara husein sastranegara
Ngga kerasa 6 bulan udah terlampaui, akhirnya detik-detik penerbangan pertama tiba juga (waktu di itung dari tgl pembelian tiket pesawat promo sampai jadwal keberangkatan). Mari kita mulai apa yg terjadi pada tgl 2 desember 2011, tepatnya hari jum'at yg benar-benar menegangkan, secara liburan yg udah didepan mata tapi acc cuti belum jg si guwe pegang, akhirnya mulai deh adegan empat mata antara si buruh dan si Bos dimulai...
b : pak maaf, saya besok mau ngambil cuti (deg-degan dgn getaran 2323 rpm sambil nyodorin surat cuti)
B : diem dan hanya mengacungkan tangan kanan tanda tunggu dulu (ga tau nih lg mikir apaan)
b : semakin galau, suasana hening (nyari tukang ngamen bwt maenin soundtrack galau)
B : masih tanpa bersuara...zzzZZzzzz
b : semakin menjerit dalam hati ala roker sambil komat kamit baca mantra si ohang
B : mau kemana? (sambil tanda tangan surat cuti)
b : ada nikahan pa (kenapa yg keluar jd kata-kata ini, akibat 5 menit menunggu jawaban jd jawabannya terpaksa isinya kebohongan..ampuunnnn..)
B : ...............(sambil ngasih surat cuti dan berlalu)
b : alhamdulillah (sambil menghela nafas lega "bali i'm coming" "bali i'm coming" teriak2 dalam hati)

Akhirnya jam 4 teng juga, sudah siap-siap kabuurrr, dan ini pertama kalinya tengber. langsung berjalan cepat menuju gerbang (butuh waktu 10 menit) dan sesampenya digerbang lgsg celingak celinguk nyari temen si guwe (ceritanya tadi pagi si guwe ke tempat rizki dulu bwt bawain ransel trus lsgs pergi kekosan si chuz bwt titip motor ama minta tolong biar tar sekalian panganterin si guwe ke bandara, untungnya si chuz kerja malem jd dia bisa nganterin kepergian daku..hahaha) akhirnya datang juga malaikat penolong, lgsg tanpa basa basi naek motor ditengah kemacetan suasana bubaran (pesawat berangkat jam 5 sore, waktu udah jam 4.15 pm, semakin dagdigdug takut ga keburu), akhirnya setelan 'rossi' pun keluar dan si guwe bisa nyampe jam 4.35 pm, sebelum masuk bandara lgsg ngelepas kostum buruh ditengah orang-orang yg sedang menunggu (ah cuek aja, pura-pura ga ada orang, walopun bnyk mata yg ngelirik). udah beres ganti kostum langsung nyelonong masuk bandara, dan apa yg terjadi sodara-sodara, zoonkkk, salah masuk, malah masuk pintu kedatangan, alhasil diusir petugas bandara (nutupin muka yg udah semakin tambah kasep..heu), setelah masuk lorong pemerikasaan (nyimpen tas kecil ama hape, biar ga ada alarm berbunyi saat melewati lorong waktu) akhirnya udah di sambut ama rizki yg udah dagdigdug nunggu kedatangan si guwe, haduh sorry ki, kumaha udah sip - sahut si guwe. udah sip, tinggal ktp mana (sembari nunjukin ktp ke petugas tiket air asia) dan si guwepun dapet selembar tiket tanda bali semakin dekat..heu.

Tiket Promo AirAsia
oke dan si guwe pun berlanjut kelantai 2 (ruang tunggu keberangkatan di bandara husein ada dilantai 2), sebelum menuju lantai 2, dicegat dulu oleh bagian asuransi dan keluarlah duit 50 rebu bwt asuransi berdua. sesampainya dilantai 2, kembali melewati ruang pemeriksaan, dan kali ini tidak semulus sebelumnya, si petugas langsung bertanya "pa di tas ada gunting, kami tidak menginjinkan anda membawa gunting, kalo anda mau, bisa kembali lagi kebawah buat nyimpen gunting di bagasi", pasang muka kaget, hadoohhh, bijimane nih gunting bisa nyelap di tas, waktu udah mepet nih, ya udah guntingnya bwt bapa aja, bwt gunting bulu ketek..sahut guwe dalem hati..hahaha
suasana ruang tunggu di bandara
 Sambil menghela nafas yg panjang sepanjang sungai kapuas dikalimantan, si guwe bulak balik ke wc tanda sedikit grogi bwt penerbangan pertama (ema abah, ujang bade ngapung, nyuhunkeun piduana nya #jeritansikabayan). akhirnya pesawatpun delay 30 menit, tp ga papalah bwt si guwe mah, sekalian nenangin jiwa raga..
rizki yg bawa racun trip ke bali
rizki sudah mulai mengaktifkan voucher asuransi dan membaginya 1 ke si guwe (secara dia bekerja sebagai pembawa berita duka, menyebarkan kemungkinan terjelek kepada orang-orang agar orang-orang pada prepare bwt kemungkinan terburuk yg bakalan terjadi, so? barade asuransi? -ngiklan)

Detik-detik keberangkatan
 Akhirnya pesawat ke bali pun tiba, ayo-ayo saatnya kita berlibur, welocme to paradise..heu

Pose dulu didepan bandara Husein Bdg
 ngegaya dulu pake baju jalur angkotnya mahanagari, biar ngga kesesat disana..hehe

Waktunya 'First Flight'
Bismillah Ya ALLOH, moga dimudahkan dan dilancarkan untuk penerbangan pertama (moga ngga ada syndrom pobia, dan perjalanan berjalan dgn lancar selancar lampu ijo dijalan raya)
suasana di pesawat
pertama kali naik pesawat, yah sama saja mungkin seperti naik kereta api, sama-sama kebagian tempat duduk yg sempit..hehe, tp alhamdulillah sekarang sudah bisa merasakan naik pesawat, seperti pertama kali makan cokelat, manis dan ingin kembali merasakannya..hihihi

Welcome Baliiiii.....akhirnya tiba di bali juga, penerbangan pertama lancar, berangkat dari badung pukul 05.30 pm, nyampe bali 08.00 pm (1,5 jam perjalanan ditambah 1 jam perbedaan waktu). sesampe disana langsung nyari mushola untuk beribadah dulu agar dimudahkan dan dilancarkan selama di bali. oke setelah itu lalu kami cari taxi ke poppies lane, dapet taxi seharga 60rebu (ke itung mahal nih, tp ya sudahlanh), selama diperjalanan ke poppies, si guwe langsung nelpon losmen arthawan di poppies lane II, dapet kamar 90 rebu perhari, 3 hari jadi 270rebu ber2.

Suasana kamar di losmen arthawan
di Losmen arthawan terdapat 2 tempat tidur, satu kamar mandi, 1 lemari dan angin putar-putar dari kipas angin..heu, lumayanlah buat ukuran beristirahat, coz prinsip kami ngapain hotel bagus-bagus toh, diem dikamar cuman beberapa jam aja, selebihnya kami bakalan keluyuran nikmatin suasana bali.

Welcome to Kuta Beach
Setelah beres-beres dikamar, saatnya menjelajah bali di hari pertama, kami keliling sekitaran kuta, dari keliling poppies lane, ke joger lalu tembus ke pantai kuta dengan berjalan kaki ampe jam 2 malam. besok bakalan tambah seru nih perjalanan, mari kita rehat dulu biar siapin jiwa raga di esok hari menjelajahi daerah utara bali..oke see u tomorrow  :D

curat-coret by.eL23™ #eLjourney
"Adventure is My Journey"

Sunday, February 26, 2012

Jelajah Pelabuhan Ratu Hingga ke Ujung Genteng

Pagi itu si aku masih bergelut dengan bantal, masih diantara sadar dan tidak, mataku masih merem melek merem melek minta disumpal sama korek api..heu. Sambil masih berfikir apakah mau bangun atau tetap menikmati si bantal empuk yg selalu melenakan tubuh. akhirnya si akupun memaksakan diri untuk bangun, dan hal pertama yang aku lakukan adalah membuka laptopku lalu berselancar. Pagi itu sekitar jam 9 pagi, aku masih asik berselancar di dunia maya, dan dihalaman jejaring sosial aku melihat satu event dari teman lamaku, bahwa dia mengirimkan undangan pernikahan tepat pada hari sabtu tgl 31 desember 2011, wow ternyata sekarang ucapku dalam hati. akupun mulai mencatat alamat tempat resepsinya dan mencoba menelusuri dengan aplikasi bing peta lengkapnya, dan apa yang aku caripun akhirnya aku dapat dan aku tulis diselembar kertas alamat dan petunjuk jalannya.
Setelah itu akupun bergegas untuk mandi sambil langsung mematikan benda persegi berukuran 14 inch dengan ketebalan sekitar 2,5 cm yang selalu menemani hari-hariku...(ciehhh yg nulis geje bangettt, ngga tau tuh sapa yg nulis, yg jelas bukan gw..titik)

Tepat pukul 10.30 WIB akupun langsung memacu si kuda besi yg aku beri nama si kasep, mulai bergerak terarah dengan destinasi awal menuju sukabumi tempat resepsi pernikahan. Perjalanan terasa panjang krn harus melewati asia afrika (gile banget, antar benua gan hahaha), berhubung rumah si gw (berubah dari si aku menjadi si gw hahaha, biar rada keren dikit) emang sangat ngota sekali tepat berada tidak jauh dari dua benua (kekeh eta jalan asia afrika..hahay) jadi ini dari td si gw bulak balik dekok tak bertepi, ya udah scene yg ini kita skip ajahh, berhubung jalannya sirothol mustaqim (lurus terus) pokonya pasti melewati bandung coret, pasisian padalarang (muup kalo ada temen si gw yg tinggal daerah sana), rajamandala, cianjur dan akhirnya tiba di sukabumi. Tiba di kabupaten sukabumi, ngga tau tepatnya dimana (pokonya deket pabrik apa, banyak yg pulang gawe) ternyata macet mas & mba bro, disana sedikit worried takut ngga keburu ke nikahan, tp coba bersikap sabar dan tidak lupa baca bismillah dan alhamdulillah macetnya tetep aja seperti biasa tidak ada yg berubah, yg berubah pergerakan motor yg bergeser beberapa meter dalam rentang waktu yg lumayan lama...hadeeeehhhhh (eits inget si sabarrr jgn disuruh pulang, harus terus nemani dlm perjalanan..hehe). Akhirnya keluarlah dari kemacetan dan tibalah dikota sukabumi sekitar jam 2 siang, dari sanah mulai memegang sesoek (bahasa bakunya secarik) kertas hasil coret mengcoret petunjuk dari si peta (dilema teu kagungan printer, jd harap memaklumi) akhirnya ketemu juga tuh gedung, tapi memang jalanan di sukabumi lebih memudahkan turis asing seperti saya (hihihi) karena petunjuk jalannya lebih mudah dengan setiap lampu merah dibekali petunjuk dgn nama jalannya, jd kita bisa tau mau pergi kejalan apa.
Akhirnya endang kusmara menemukan jodohnya (moga aja ditularin jd bisa cepet-cepet menimang cucu #eh), di nikahan juga ketemu si teguh disastro, walopun ngga ketemu ama anak2 kioo lainnya tp ya teu nanaonlah. ok perjalanan berlanjut, sehabis sholat lgsg memantapkan hati untuk menyusuri pelabuhan ratu dan ujung genteng di malam pergantian tahun.

Perjalanan dilanjutkan ke arah selatan menuju pelabuhan ratu, dengan jarak tempuh dari kota sukabumi ke pelabuhan ratu sekitar 2 jam, kalo dikonversi ke kilometer tinggal dipecahkan menjadi bilangan kuadran yg terbagi atas dua senyawa kompleks (jgn dihiraukan kata-kata setelah 2 jam..heu) akhirnya nyampelah di pelabuhan ratu pada tepatnya jam 5 sore setelah menebus tiket masuk sebesar 8000 perak (mahal banget 8000 perak, kalo dikonversi harga perak 1 gr 100rebu, berapa tuh kalo 8000, lagi2 ngga penting, skip lagi). sebelum nyampe di pantai pelabuhan ratu, perjalanan disuguhi dgn pelabuhan dan pasar ikan yg mewarnai aktivitas sore itu, berhubung belum sholat ashar, langsung menepikan si kaset diantara pantai dan mesjid (lupa mesjid apa namanya, pokonya satu-satunya mesjid yg lumayan dan bnyk dikunjungi), sehabis sholat langsung menikmati pantai pelabuhan ratu, sedikit merasakan segarnya suasana matahari terbenam walaupun menurut saya pantai pelabuhan biasa aja, tp lumayanlah ngga pake lumanyun.


Boleh dibilang dipelabuhan ratu sendiri untuk masalah penginapan tersebar luas, dari homestay ampe losmen2 yg nyewain cuman buat beberapa jam ajah (kalo bahasa kerennya short time). Sambil menikmati pantai sambil berfikir mau ngapain lagi, ya udah kayanya liat kembang api aja pas nanti pergantian tahun, bodornya si gw balik lagi ke pusat pelabuhan ratu buat nyari warnet dan beli sedikit cemilan dan cepuluh, alhasil ketika mau balik lagi ke area pantai...wuiihhhhhh macetnya gan, semua kayanya numplek di mariii, ya udinlah ikutin arus macet ajah (bari ngebayangi kalo mudik kayanya seperti ini, berhubung urang bandung asli, ti borojol nepi ka di boro-boro ku batur, setia stay di bandung tercinta), sambil berjalan sambil cari tempat yg bagus buat liat kembang api, dan akhirnya dibuyarkan oleh si raja PDAM yg senengnya menghamburkan air ke bumi..hadeeehhh, ditepikanlah si kasep disuatu tempat parkir di daerah pantai, yg namanya lupa, pokonya pantailah. udah itu lsgs nyari tempat yg nyaman ajah, dan akhirnya PDAM pun keabisan air (horeeeee) berbarengan dengan itu si gw udah dapat tempat yg lumayan strategis sambil menikmati mie rebus telor dan es kelapa muda susu (mantebbb pokonya gan, cuman hanjakal ajah olangan, sedangkan didepan mata abg pada bobogohan ngabibita batuurr..heu..ya sudahlah biarkan sajah, kita nikmatin ajah detik-detik pergantiann tahunnya).
Dan suara kembang api pun memecah kegandengan dari ribuan orang yg tumplek dan berisik niupan terompet limarebuan, wuihhh pemandangan asoyyy geboyyy mang (dalam moment ini ada 2 kekurangan yg sangat mengganggu, pertama kameraaa yg masih rusak bekas di bali, dan kedua si neng geulis yg entah kapan bisa menemani moment-moment seperti ini lagi..hahaha lebay dehh).

Pertunjukanpun berakhir, dan sang PDAM pun datang kembali membawa bala tentara yg lebih banyak dan lama, sampai jam 2 pagi hujanpun ngga berhenti reda, akhirnya si guwe nekad melanjutkan perjalanan dan ternyata badai tidak berlalu, perjalanan dihiasi dengan berjejernya kendaraan yg tak beraturan, sampai jam 5.30 pagi akhirnya bisa keluar dari kemacetan...fiuhhhh..hmmmm..berlanjut perjalanan menuju ujung genteng, rehat dulu dipom bensin bwt isi peluru. tepat jam 6 pagi si guwe melanjutkan perjalanan menuju ujung genteng, melewati kebun teh dan jalanan yg berkelok-kelok akhirnya sampai juga di gerbang ujung genteng dengan waktu 2 jam (kembali si guwe menebus seharga 8 rebu untuk memasuki kawasan UG), setelah gerbang UG disuguhkan banyak pemandangan yg menyejukkan mata...cihuuyyyy nyampe juga nih ke ujung genteng, setelah misi 10 tahun lalu masih belum terselesaikan.

Ujung genteng Journal

curat coret by.eL23 #eLjourney
"ke barat lalu ke timur"